Kamis, 11 Februari 2010

Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan
Jika kau miliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari ?

Bersyukurlah saat engkau tidak mengetahui sesuatu
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk belajar

Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang kau hadapi
Karena disana ada kesempatan mengembangkan diri

Bersyukurlah atas keterbatasan yang engkau miliki
Karena hal itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri

Bersyukurlah atas setiap tantangan baru
Karena hal itu akan membangun kekuatan dan karaktermu

Bersyukurlah atas kesalahan yang kini kau sadari
Karena hal itu memberimu pelajaran yang sangat berharga

Bersyukurlah ketika engkau lelah dan bosan
Karena berarti engkau telah berbuat sesuatu yang berarti

Mudah mensyukuri hal-hal yang baik
Namun kehidupan yang bermakna
Dinikmati mereka yang juga bersyukur atas kesulitan

Rasa syukur bisa mengubah hal negatif menjadi positif
Berusahalah mensyukuri kesulitan yang engkau hadapi
Sehingga kesulitan itu menjadi berkah bagimu


--
Rizal Muttaqin
Paramadina-Benny Subianto Fellow 2009
http://derizal.blogspot.com

Senin, 08 Februari 2010

SELAMAT DAN SUKSES


Saat Pelantikan Ketua OSIS terpilih


Saat Penghitungan Suara


Ayo Berikan Suaranyaaa !!!


Ngantri buat ngambil Kartu Suara


Seluruh Civitas SMP Negeri 17 Tasikmalaya mengucapkan Selamat dan Sukses Atas terpilihnya
ILHAM NUR ASY' RI dan FAHMI ROMZANI sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2010 pada Ajang pemilihan Ketua OSIS ala SMP Negeri 17 Tasikmalaya berlabel "PILKAOS"
Semoga dengan terpilihnya ketua OSIS baru dapat lebih memberikan warna bagi kemajuan SMP Negeri 17 Tasikmalaya.

Senin, 25 Januari 2010

Kegiatan LDKS















Pembukaan LDKS (doc. OSIS)

Kepengurusan OSIS SMP N 17 Tasikmalaya periode tahun 2009 telah habis masa baktinya, untuk mempersiapkan calon2 kepengurusan OSIS periode 2010 dilaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang dilaksanakan pada tanggal 17-18 Desember 2009 bertempat di kampus SMPN 17 Tasikmalaya.

Rabu, 16 Desember 2009

Bahan Pengayaan Bahasa Indonesia kelas IX

Gagasan Utama dalam Paragraf

Salah satu pokok bahasan dalam pelajaran bahasa Indonesia baik di SD, SMP, maupun SMA adalah mengenai Gagasan Utama dalam Paragraf. Nama lain dari gagasan utama adalah ide pokok, gagasan pokok, atau ide sentral. Jadi, kalian jangan bingung ketika membaca soal ataupun tulisan dengan menggunakan nama yang berbeda-beda ini. Pada dasarnya, mereka adalah satu, alias saudara kembar.

Apa yang dimaksud dengan gagasan utama itu?

Kita harus tahu bahwa setiap paragraf yang baik haruslah mempunyai gagasan utama. Gagasan utama adalah ide atau tema yang menjiwai paragraf tersebut. Artinya, paragraf yang bersangkutan hanya membahas tentang itu, bisa memperdalam, atau memberi contoh-contohnya.

Sifat gagasan utama adalah umum. Ketika membaca paragraf, temukan kalimat yang bermakna umum, jangan mencari yang maknanya khusus atau spesifik. Jika kamu sudah menemukannya, berarti kamu sudah mendapatkan gagasan utamanya. Tidak sulit bukan?

Selalu dan selalu dalam ulangan ataupun ujian nasional, ada pertanyaan mengenai gagasan utama ini. Berarti, ini adalah pokok bahasan yang penting. Pertanyaannya bisa berupa menanyakan letak gagasan utamanya, ataupun menanyakan apa gagasan utamanya.

Mari kita bahas satu per satu. Di manakah letak gagasan utama dalam sebuah paragraf? Kalian harus membayangkan sebuah paragraf yang terdiri dari beberapa kalimat. Karena sebenarnya syarat paragraf yang baik memang harus terdiri dari beberapa kalimat, di mana ada gagasan utama yang tertuang dalam kalimat utama atau kalimat pokok, dan ada beberapa kalimat penjelas, yang memperjelas gagasan utama tersebut.

Jadi, di manakah letak gagasan utamanya?

1. Di awal paragraf.

Ini adalah tempat favorit gagasan utama. Bisa dikatakan, 75%-80% gagasan utama terletak di sini. Mengapa? Karena rupanya para penulis hampir selalu memulai paragrafnya dengan menuliskan gagasan utamanya, yaitu kalimat yang bersifat umum itu dan kalimat-kalimat berikutnya merupakan penjelas dari gagasan utama itu.

Contoh:

Ada banyak cara yang orang lakukan untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru. Ada yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor, atau merayakannya dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing.

Gagasan utamanya: Cara orang mengisi hari pertama di tahun baru.

2. Di akhir paragraf.

Banyak juga paragraf yang seperti ini. Artinya, paragraf itu dimulai dengan rincian, baru ditutup dengan pernyataan umum.

Contoh:

Ada orang yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, ada yang memilih bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor. Akan tetapi, ada juga yang memilih menyambut tahun baru dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing. Ya, itulah berbagai cara yang dilakukan orang untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru.

Gagasan utamanya: Berbagai cara orang mengisi hari pertama di tahun baru.

3. Di awal paragraf dan diulang lagi di akhir paragraf.

Paragraf yang seperti ini, berarti dimulai dengan pernyataan umum dan diakhiri dengan pernyataan umum lagi. Pengulangan ini tidak sama 100%, tapi kata-kata yang dipergunakan kurang lebih sama.

Contoh:

Ada banyak cara yang orang lakukan untuk mengisi hari pertamanya di tahun baru. Ada yang menyambut fajar pertama di puncak gunung, bersenang-senang dengan konvoi kendaraan bermotor, atau merayakannya dengan pesta kembang api, atau mungkin merayakannya dengan pasangan masing-masing. Ya, itulah berbagai cara yang dilakukan orang untuk menyambut tahun baru.

Gagasan utamanya: Cara orang mengisi hari pertama di tahun baru.

4. Di seluruh isi paragraf.

Letak gagasan utama terakhir ini hanya didapati di dalam prosa/cerita-cerita. Itulah sebabnya paragraf yang seperti ini disebut 'paragraf deskriptif atau paragraf naratif'. Ingat kan arti narasi? Ya betul, narasi artinya cerita. Mengapa ada di seluruh isi paragraf? Itu pertanyaan yang bagus karena tahu sendiri, namanya juga cerita, jadi semua kalimatnya saling bertautan alias berhubungan. Jadi, tidak ada yang khusus berisi gagasan utama.

Contoh:

Salah satu kerinduan ibu saya adalah melihat kami, anak-anaknya, dapat menyelesaikan pendidikan dan mendapat pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan kami masing-masing. Di atas semua kerinduan itu, ia menanamkan kepada kami sikap yang takut akan Tuhan dan hati yang mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Ibu selalu mengajarkan. "Kalau bukan Tuhan yang menyertai dan memberkati usaha yang kita lakukan, maka semua usaha dan kekuatan yang kita kerahkan akan sia-sia. Karena itu, berdoalah untuk setiap hal yang sudah kita rencanakan dan mintalah tuntunan serta campur tangan-Nya.

Gagasan utamanya: Kerinduan dan ajaran ibu.


Oleh : Nining Yunaningsih, S.Pd.

Minggu, 29 November 2009

Kepada Seorang Ayah yang berbahagia,


Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu

Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu.

Adakah aku akan melihat orang tuaku
sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu .



Nama :Novi F
Kelas  :IX -F